Olahraga memang sudah menjadi bagian penting dalam gaya hidup sehat masyarakat modern, termasuk orang kaya. Namun, seberapa mewah sih gaya hidup olahraga orang kaya ini?
Banyak orang beranggapan bahwa olahraga orang kaya identik dengan fasilitas mewah dan eksklusif. Menurut Dr. Faisal Reza, seorang pakar olahraga dari Universitas Indonesia, “Olahraga orang kaya memang cenderung dilakukan dalam lingkungan yang lebih eksklusif dan mewah, seperti di klub fitness atau lapangan golf yang hanya bisa diakses oleh kalangan tertentu.”
Di Jakarta sendiri, tren olahraga orang kaya semakin berkembang dengan munculnya gym-gym mewah seperti di Pacific Place atau Senayan City. Tidak hanya itu, orang kaya juga seringkali memilih untuk berolahraga di tempat-tempat yang menawarkan pemandangan alam yang indah, seperti di Bali atau Maldives.
Menurut data yang dikeluarkan oleh Forbes, orang kaya biasanya menghabiskan lebih dari $10,000 setiap tahunnya untuk keanggotaan di klub olahraga mewah. Hal ini tidak hanya mencakup biaya keanggotaan, tetapi juga biaya untuk personal trainer, peralatan olahraga, dan pakaian olahraga yang mahal.
Namun, Dr. Faisal juga menegaskan bahwa olahraga orang kaya sebenarnya tidak hanya tentang fasilitas mewah, tetapi juga tentang komitmen dan disiplin dalam menjaga kesehatan. “Meskipun mereka memiliki akses ke fasilitas yang mewah, namun tanpa komitmen dan disiplin, olahraga tidak akan memberikan manfaat yang optimal bagi kesehatan mereka,” ujar Dr. Faisal.
Jadi, seberapa mewahnya gaya hidup olahraga orang kaya? Sepertinya memang ada unsur kemewahan dalam pola olahraga mereka, namun yang terpenting adalah komitmen dan disiplin dalam menjaga kesehatan. Jadi, apapun status sosial kita, penting untuk tetap rajin berolahraga demi kesehatan yang optimal.
